Category: Pendidikan

Inspiratif! Ini Kisah Helen Keller, Penuh Optimisme dengan Keterbatasan Diri

Nama Hellen Keller dikenal sebagai sosok penuh inspirasi dengan kehidupan yang dijalaninya. Wanita kelahiran Alabama, Amerika Serikat ini menjadi wanita tuna rungu pertama yang berhasil meraih gelar prestasi. Kisah hidup Hellen Keller pun tidak semudah kebanyakan orang yang normal.

helen keller

Berlatar belakang penyakit yang dideritanya, kehidupan Hellen Keller bahkan menjadi pelajaran bagi orang banyak. Seperti apa kisah wanita inspiratif ini? Yuk simak!

Masa Kecil Hellen Keller

Hellen Keller lahir pada tanggal 27 Juni 1880, sejak usianya mencapai 19 bulan Hellen kecil sudah dihadapkan dengan kenyataan bahwa dirinya menderita penyakit yang sangat serius. Bahkan penyakit tersebut merenggut penglihatan sekaligus pendengarannya. Sejal itu pula, Hellen hanya berkomunikasi melalui tanda sederhana dengan orang yang ada disekitarnya. Komunikasi buruk inilah yang juga menyebabkan Hellen memiliki tingkah yang aneh dan tidak seperti kawan seusianya.

helen keller muda

Putri dari Arthur H Keller dengan Kate Adams menderita penyakit yang menyerang otak serta perutnya. Dokter pun sempat mengindikasikan bahwa kemungkinan hidup Hellen tidak akan lama lagi. Namun, keajaiban terjadi saat Hellen berhasil melewati masa kritisnya, meski harus kehilangan pendengaran sekaligus penglihatannya.

Hingga di usianya yang ke tujuh tahun, Hellen menemukan kembali harapannya dengan menjadi murid dari Anne Sullivan. Anne merupakan seorang guru  dari Institute Perkins, Boston. Sejak diajarkan oleh Anne, Hellen pun bisa berkomunikasi dengan memakai gerakan tangan dan jari. Inilah yang membuat Hellen mengerti bahwa setiap benda di dunia ternyata sudah memiliki namanya masing-masing.

Berguru Dengan Mrs. Sullivan

Ada kisah unik ketika Anne mengajar Hellen yang membutuhkan perhatian khusus tersebut. Tidak mudah memang mengajarkan seseorang dengan keterbatasan lebih dari satu macam seperti Hellen. Anne mulai menuliskan masing-masing nama benda di telapak tangan Hellen, sampai gadis tersebut paham benda yang dimaksudkan. Usaha ini bukanlah hal yang mudah dijalani keduanya, hingga akhirnya Hellen merasakan semburan air di telapak tangannya melalui pompa. Anne pun segera menuliskan kata “Water” di telapak tangan muridnya itu. Ajaibnya, seketika itu pula Hellen sudah lebih pandai mengenali berbagai benda yang ada disekelilingnya.

anne sullivan dan helen keller

Selain menulis dan membayangkan setiap benda sekaligus menghafalkannya, Anne juga mengajarkan Hellen untuk membaca. Hellen diperkenalkan dengan huruf latin memakai media kertas karton, kemudian melanjutkan dengan memelajari kata yang berada dalam buku. Tidak jarang, Anne juga mengajarkan Hellen tentang puisi, cerita indah, meski masih menggunakan bahasa jari tangan. Selain itu, Hellen juga mulai mengenal dunia luar dengan berani melakukan petualangan di alam bebas bersama Anne serta adiknya Mildred.

Kisah Hellen Dalam The Story of My Life

Hellen yang kemudian menjadi pandai dengan keterbatasannya, mulai membuka diri. Belajar menulis hingga buku tentang dirinya juga berhasil dirampungkannya. The Story of My Life merupakan judul buku karangan Hellen yang diterbitkan pada tahun 1903 silam. Buku inspiratif ini pun sudah berhasil diterjemahkan dalam 50 bahasa. Bahkan, beberapa kisah hidup Hellen juga dipentaskan di teater Broadway maupun dikisahkan dalam film.

buku the story of my life

Hellen masih belum puas di ranah itu saja, dirinya juga terinspirasi seorang gadis Ragnhild Katta yang bernasib sama dengan dirinya. Hellen pun ingin seperti Ragnhild yang mampu berbicara meskipun dirinya bisu dan tuli. Dengan bimbingan Sarah Fuller, Hellen juga belajar bagaimana mengucapkan kata dengan gerakan bibir serta lidah yang tepat. Setelah mengenyam pendidikan bersama Sarah, Hellen juga semakin aktif memelajari berbagai mata pelajaran seperti matematik, geografi dan bahasa. Inilah yang kemudian membuatnya berkeinginan melanjutkan pendidikan hingga universitas.

helen keller lulus

Berbekal niat yang kuat dengan dukungan para guru, terutama Anne Sullivan, Hellen pun berhasil menyelesaikan pendidikan di universitas dalam waktu empat tahun. Hellen lulus pada tahun 1904 dari Universitas Radcliffe dengan predikat magna cum laude. Hellen pun tercatat sebagai orang buta dan tuli pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan di universitas. Setelah lulus, Hellen semakin aktif dengan kegiatan sosial, hingga akhirnya meraih Honorary University Degrees Women’s Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, dan berbagai penghargaan lainnya di dunia.

Kisah hidup Hellen ini sebaiknya menjadi cerminan bahwa tidak semua orang yang kekurangan tidak memiliki semangat hidup dan kemampuan yang luar biasa. Hellen pun membuktikan bahwa hidupnya yang terbatas oleh fisik, bisa mengubahnya menjadi sosok inspiratif yang diidolakan dunia. Demikian artikel informatif tentang kisah Hellen Keller yang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga bermanfaat!